Selasa, 29 Maret 2016

Nikmatnya Shalat Gerhana di atas Kapal Bakamla

Gerhana Matahari Total 2016 sudah lewat. Tapi kesan-kesannya masih membekas sampai sekarang (dan semoga nggak akan terlupa walau tua nanti beranjak pikun ha ha). Satu hal paling berkesan adalah nikmatnya shalat gerhana di atas kapal Bakamla.
Menilik ruang kemudi kapal Bakamla
Waktu itu, aku, istri, dan rombongan Laskar Gerhana Matahari Total detikcom bertolak ke perairan Tidore dari pelabuhan Ternate agar dapat spot paling dahsyat di sana. Kami menumpang dua buah kapal milik Bakamla, yaki KN. Gajah Laut dan KN. Kuda Laut.

Tanpa hujan tanpa angin, Mbak Gelies dari detikcom menghampiriku.

Rabu, 23 Maret 2016

#WonderfulEclipse, Bulan Madu Tiada Taranya

#WonderfulEclipse, bulan madu tiada taranya....

Judul di atas sangat miris, karena aku tidak pernah mengajak istri bulan madu sekali pun! Ini menyedihkan..... Padahal keinginan istri sederhana saja, hanya ingin ke Kepulauan Seribu. Dia sering mendengar tentangnya, buah perjalananku bersama kawan-kawan klub astronomi kala bujangan. Dia ingin memastikan betapa indahnya langit tanpa distorsi cahaya Jakarta, sunrise di pagi hari, juga laut yang membiru.

Dan aku tidak pernah mampu mewujudkannya....
Detik-detik GMT atau #WonderfulEclipse 2016

Kenyataan itu terus menghantui, terlebih saat kami tak lagi tinggal di ibukota. Dia terlihat sedih, hatiku hancur berkeping-keping.

Kuputuskan diam-diam mengumpulkan dana bulan madu. Target dua tahun ke depan saat gerhana matahari total (GMT) atau solar eclipse 2016. Tidak ke Kepulauan Seribu tapi ke lokasi yang dilewati eclipse 2016.Perhitungan sementara, butuh 10 juta untuk perjalanan dan akomodasi kami berdua. Jumlah yang sebenarnya sedikit untuk ukuran tabungan berdurasi dua tahun.

Tapi malang tak dapat ditolak, laptop--senjataku mencari nafkah--mati total. Aku mesti beli gantinya. Rumah pun bocor dan mesti direnovasi. Segala pembayaran kuambil dari tabungan rahasia.

Ini blunder. Menurut "kepercayaan orang tua", jika tabungan sudah diniatkan untuk keperluan tertentu, jangan dicairkan untuk keperluan lainnya. Atau hartamu perlahan-lahan akan habis. Percaya tidak percaya, itulah yang terjadi. #WonderfulEclipse 2016 di depan mata tapi tabungan rahasia berangka nol besar! Saya tertegun. Kesempatan langka, haruskah musnah begitu saja? Bagaimana kupertanggungjawabkan cinta ini, jika rencana bulan madu yang tak terlupakan saja tidak mampu diwujudkan?!

Halaman depan Fort Orange, benteng terbesar di Ternate
Tubuhku diam tapi benak berkelana. Aku mencari jalan, begadang setiap malam. Aku insomnia berat, ketika mendengar suatu media online mengadakan lomba berhadiah tiket nonton gerhana. But it's worth it, you know. Di hari yang cerah itu, aku memberanikan diri menghadapi istriku.

"Istriku sayang," kataku. "Ayo bulan madu. Aku dapat tiket nonton eclipse 2016!"

"Sungguh?! Ke mana?"

"Ternate!"

Istri malah tertawa.

"Kenapa? Ada yang lucu?"

"Aku cuma terlalu bahagia," ujarnya. "Itu kan cita-citaku sejak dulu. Aku sangat ingin menghabiskan waktu bersamamu di pulau 'terpencil' sambil menyaksikan benda langit kecintaanmu itu, yang juga membuat aku jatuh hati padamu."

"Walau bukan Kepulauan Seribu?"

"Ini jauh lebih baik dari Kepulauan Seribu, Sayang!"

Akh, lihatlah derai renyah itu. Pemecah kesedihan ulah suaminya yang bebal. Firasatku, derai itu kian rekah jika kami tiba di Ternate nanti.
Danau Ngade, tampak indah dari jendela pesawat.
Benarlah adanya. Pesawat masih mengudara, kami disuguhi lansekap luar biasa hebat. Gunung Gamalama dikepung lautan, diuntai hiasan danau laguna kehijauan. Itulah Ternate, Sayang. Tanah pengantin yang diperebutkan  Portugis hingga Belanda.

Sekarang aku tahu kenapa pulau ini digilai banyak bangsa. Pemandangan indah, rempah-rempahnya melimpah. Kami cicipi sirup buah pala, rasanya cetar membahana. Demikian juga ikan bobara sambal dabu-dabu, popeda, gohu, kopi goraka, dan nasi kuning cakalang yang kaya rasa. Orang Ternate pintar betul manfaatkan hasil buminya!

Masih Danau Ngade. Di latar tampak Maitara dan Tidore, yang ada di uang kertas Rp1000,-
Pantas saja banyak benteng peninggalan di sini. Portugis ataupun Belanda kadung tersihir pesonanya hingga enggan pergi setelah singgah.

Momen puncak kami tentu saja Eclipse 2016. Kami menumpang kapal Bakamla menuju titik pengamatan di Selat Tidore. Kami dengar dari kawan seantero Indonesia, pengamatan di beberapa lokasi tertutup awan kelabu. Kami harap-harap cemas di sini. Kami lihat air laut bergerak tenang, dan awan berarak tipis-tipis terang. Kami tersenyum lega.
Hari-H terlihat cerah. Awan justru berkumpul di Pulau Halmahera di kejauhan

Then this is it. Momen spektakuler perlahan terjadi. Rembulan melakukan konjungsi terhadap matahari. Sinar putih kekuningan tercaplok, piringan matahari terkikis setahap demi setahap. Lalu alam seketika gelap gulita. Fase gerhana matahari total telah sempurna. Kami berdua tersengat oleh ketakjuban. Kami seperti terlempar ke ruang hampa udara, di mana hanya kekosongan dan bintang gemintang yang menjadi teman.

Lihatlah! Matahari tampak anomali! Bagian tengahnya bolong oleh kegelapan. Tidak jauh darinya,  Venus dan Merkurius mencuri kesempatan untuk tebar pesona. Tidak ada benda terang lain kecuali ketiganya. Aku tergugu dalam keajaiban. Kami menangis haru, dan berucap "subhanallah" tiada hentinya. Ini berkah yang tidak ternilai! Ini berkah dari Allah SWT. Pantaslah kami begitu inginnya melaksanakan shalat gerhana tadi. Karena segala hal yang kami dapatkan sekarang begitu pantas untuk disyukuri....

Pemandangan "malam" saat Eclipse 2016. Merkurius tidak tertangkap kamere
"Aku pasti merindukan momen ini," kataku. "Terima kasih mengalaminya bersamaku, istriku."

Kami saling berpandangan dalam binar kebahagiaan. Kukecup keningnya, lalu kami jatuh dalam pelukan sayang.

Terima kasih, Allah, dari kami berdua. Inilah, #WonderfulEclipse, bulan madu tiada taranya.....
 
Me and my wife di atas kapal bertalarkan Gunung Gamalama/Ternate
Hara Hope
novelis, blogger, stargazer

Jumat, 18 Maret 2016

[TIPS] Cara Sakti Kuasai Astronomi (untuk Pemula)

Astronomi mulai populer sejak fenomena gerhana matahari total 2016. Banyak orang penasaran kapan sih momen spesial lainnya terjadi. Biar lebih siap menyambutnya gituh...

Kebetulan 26 Desember 2019, Indonesia kedatangan gerhana matahari cincin (GMC) yang nggak kalah dahsyat sama GMT. Tiga tahun lagi, sodara-sodara! Saatnya untuk menabung!! Itu belum ditambah momen-momen astronomis lain yang terjadi selama 3 tahun itu.

Biar nggak melewatkan momen penting apa pun, kita harus menguasai Astronomi. Ngambil kuliah Astronomi jelas lebih cetar. Bisa juga dengan baca tips sederhana Cara Sakti Kuasai Astrnomi (untk Pemula) di bawah ini. Dijamin gebetanmu terkesima lihat perubahan kerenmu ini :

Selasa, 01 Maret 2016

Pemenang Giveaway Novel Summer Triangle dan Kacamata Gerhana


Hai mentemen! 

Terima kasih sudah  menunggu pengumuman siapa dua orang yang beruntung yang menjadi pemenang giveaway novel Summer Triangle dan kaca mata gerhana.

Secara teknis, semua komentar bagus-bagus. Tapi sesuai ketentuan, aku pilih dua dengan mempertimbangkan berbagai hal.

Yang belum menang, jangan berkecil hati ya. Insya Allah akan ada giveaway-giveaway lainnya yang akan aku bagikan. Terima kasih atas atensi dan partisipasi kalian. See ya! 

^______________^


*Pemenang akan dihubungi oleh Tim UnsurHara untuk teknis pengiriman hadiah.

Rabu, 24 Februari 2016

GIVEAWAY BUKU: Dreams Come True

Siapa pun pasti punya impian, juga punya harapan agar dreams come true.

Rio di novel Love in Twilight, misalnya, punya impian melihat gerhana matahari total di Balikpapan bareng vega yang dicintainya.
(baca sinopsis Love in Twilight di SINI)

 Atau saya yang punya impian sendiri terkait gerhana matahari 9 Maret 2016. Kalau impian itu terwujud, pasti dahsyat banget. :)


Nah, berkaitan dengan itu, saya pengin berbagi  giveaway bertema "GIVEAWAY BUKU: Dreams Come True".

HADIAHNYA : Novel Summer Triangle dan kacamata gerhana matahari untuk dua orang pemenang yang beruntung.
(baca sinopsis Summer Triangle di SINI)

SYARATNYA : Cukup tuliskan di kolom komentar tulisan ini tentang apa impian terbesar kamu saat gerhana matahari 9 Maret 2016 terjadi di (hampir) seluruh wilayah Indonesia, termasuk kotamu! 

Nggak ada jawaban benar atau salah, yang penting kerahkan daya khayalmu terkait hal romantis, konyol, seru, atau apa pun yang menurutmu asik kalau terjadi saat gerhana matahari. Boleh komentar berkali-kali.

Dua impian paling menarik akan saya nobatkan sebagai pemenang.

Jawaban ditunggu sampai 29 Februari 2016.
Pemenang akan diumumkan pada 1 Maret 2016.


Salam,

Hara Hope
penulis Summer Triangle dan Love in Twilight
pemenang lomba Novel Teenlit Writer Gramedia 2005 dan lomba lainnya

Kontroversi Novel LOVE IN TWILIGHT

Ternyata nggak cuma novel Summer Triangle yang kontroversial (baca Kontroversi Novel Summer Triangle di SINI) sekuelnya Love in Twilight juga kontroversial!

Love in Twilight adalah sekuelnya novel Summer Triangle, tapi ceritanya bisa berdiri sendiri. Jadi kalau kamu bisa tetap ngerti baca Love in Twilight walau belum baca Summer Triangle.
(baca sinopsis Summer Triangle di SINI)
novel Love in Twilight karya Hara Hope

Nah, novel ini juga menyimpan bara kontroversi, terutama soal gerhana matahari di Balikpapan.

Kontroversi Novel Love in Twilight

Selasa, 23 Februari 2016

Kontroversi Novel SUMMER TRIANGLE

Summer Triangle cover baru
Summer Triangle adalah novel cinta remaja. Diterbitkan pertama kali tahun 2005, sebagai juara 2 Lomba Teenlit Writer 2005, lalu dicetak lagi tahun 2016 ini  dengan cover dan formula baru. Kemunculannya berbarengan sama sekuel Love in Twilight. Gosipnya, temen-temen yang udah baca Summer Triangle format baru ini mengendus kontroversi dari novel Summer Triangle !!

 Kontroversi  Novel Summer Triangle

Novel ini kutulis waktu teenlit lagi heboh-hebohnya. Aku dapet bocoran dari editorku, Mbak Indah S. Pratidina, kalo Summer Triangle dapat juara 2 karena temanya out of the box. Ada unsur Astronomi sama Mitologinya yang jarang muncul di dunia fiksi.

Lalu di mana kontroversinya? Kontroversi ada karena Summer Triangle versi 2005 punya ending beda dengan versi 2016. Kalau versi 2005, tokoh utama Rio dikabarkan tewas. Kalau versi 2016, Rio dikabarkan hidup lagi. Oang mungkin akan mencibir, "Huuu.... sengaja dipanjangin nih ye biar ada lanjutannya kayak sinetron."

Nah, di sini aku akan kasih tahu R.A.H.A.S.I.A. yang sebenarnya terjadi "di belakang layar".

Pertama, aku nggak anti sama cerita novel mirip sinetron. Kalau ada tokoh yang dikabarkan mati/tewas kemudian (di)-hidup-(kan) lagi, aku nggak masalah. Yang penting bagaimana cara pengemasannya.

Kedua. Summer Triangle punya tema agak berat/dark untuk ukuran novel remaja. Ceritanya tentang kematian. Yakni tentang bagaimana cara kita menghadapi kematian orang-orang terdekat kita. Ide ini kudapat waktu aku ditinggal mati Bapak. Aku eksploitasi bagian itu. Aku salurkan energinya ke tokoh Rio,  korban broken home yang ditinggal mati orang tersayang.  Aku sih berharap, dengan ceritaku ini, para pembaca yang belum pernah ditinggal mati orang tersayang akan dapat terbagi bebannya dan merasa bahwa "dia tidak sendirian". Ini juga alasan tokoh Rio kemudian dimatikan, untuk menghadirkan perasaan bahwa kematian itu tidak dapat diduga terjadi pada siapa pun, termasuk si tokoh utama.
(baca sinopsis Summer Triangle, klik di SINI)


Ketiga. Sejak awal aku udah punya gagasan untuk menghidupkan lagi Rio di novel kedua. Berhubung waktu itu (2005) belum zamannya novel-novel sekuel, aku agak malu mengakuinya. Maksudnya, aku cari cara aman membuat ceritanya agak implisit "mengambang", supaya aku nggak diomelin pembaca kalau sekuelnya nggak jadi-jadi.

Summer Triangle cover lama
Keempat.  Aku orang yang perfeksionis. Aku nggak mau nulis novel kalau konsepnya belum jelas, dan konsep itu harus Mitologi dan Astronomi juga biar sama rasa dengan Summer Triangle. Masalahnya..... aku nggak kunjung nemu mitologi yang cocok. Aku sebenarnya seneng sama mitologi Midas, tentang manusia yang bisa mengubah benda apa pun yang disentuhnya jadi emas. Dia akhirnya mati kelaparan gara-gara makanan yang disentuhnya juga ikutan jadi emas. Unsur matinya jelas cocok, tapi ceritanya nggak cocok sama konsep.

Kelima. Aku akhirnya nemu mitologi yang cocok, yakni Er dari Pamfilia yang ada di bukunya Plato setelah hampir 10 tahun!! Harusnya aku memang nggak usah malu-malu aja waktu itu .Dengan begitu, aku mungkin dipaksa kerja lebih keras cari mitologi yang cocok, dan nggak perlu nunggu selama ini buat dapet konsep Er dari Pamfilia.
(baca sinopsis Love in Twilight di SINI)

Setidaknya aku puas dengan mitologi Er yang aneh ini. Aku mendapatkan apa yang aku butuhkan. Dan aku curahkan semua perasaanku tentang kesempatan kedua yang nggak gampang. Penjahat yang insyaf aja bisa tetap dicurigai akan berbuat jahat. Apalagi orang seperti Rio yang pernah menjadi anak  badung, pernah dikira mau bunuh diri, dan pernah mencintai Sophia dengan sangat hebat. Ini menjadi tantangan sendiri bagi Vega, pacar baru Rio; bagi Rio sendiri, bahkan Nina yang masih memendam rasa.

Summer Triangle dan Love in Twilight mungkin memiliki satu bagian klise yang mungkin tidak kalian suka. Tapi ada banyak sekali pelajaran dan kisah cinta yang indah untuk diikuti dari kedua novel ini. Akan sangat ruginya kita jiga terus terpaku pada hal sepele tidak berkenan dan melewatkan 1001 macam keindahan itu.

Nah, selamat membaca.

Salam,
Hara Hope
Penulis Summer Triangle, Love in Twilight,
pemenang Lomba Novel Teenlit Writer 2005 dan lomba lainnya.